Dawai-dawai Keberagaman

KARIM SURYADI

Peneliti Komunikasi Politik, Dosen FPIPS UPI, Kolumnis Pikiran Rakyat

DALAM enam bulan terakhir tema tentang toleransi, kebhinekaan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi trending topics. Berbagai forum digelar, dan banyak tokoh angkat bicara, inti pesannya sama tentang pentingnya menghargai perbedaan. Kedatangan Raja Salman dari Arab Saudi pun dijadikan ajang pentas perayaan toleransi. Bukan hanya bertemu dengan beberapa pemuka agama yang ada di tanah air, kepada Sang Raja pun disuguhkan beragam realitas yang mencerminkan keragaman agama di tanah air. (more…)

Pohon Kepemimpinan

KARIM SURYADI

Peneliti Komunikasi Politik, Dosen FPIPS UPI, Kolumnis Pikiran Rakyat

“CHARACTER  trumps brains – or at least formal education”, demikian kata Waller R. Newell dalam bukunya  The Soul of A Leader:  Character,  Conviction, and Ten Lessons in Political Greatness. Menurutnya, meski proses politik berubah cepat, namun karakter tetap diperhitungkan sebagai  hal penting. Meski uang menjadi parameter global, dan teknologi informasi menjadi senjata yang berlaku dimana-mana, namun kebanyakan orang masih mengkalkulasi mereka yang mengejar kekuasaan dengan pertanyaan-pertanyaan:  Kandidat mana yang jujur ? Siapa kandidat yang benar-benar berani, atau sekedar sembrono ? Siapa yang dinilai layak menjadi pemimpin karena kearifannya dalam membuat keputusan ? (more…)

Sang Raja

KARIM SURYADI

Peneliti Komunikasi Politik, Dosen FPIPS UPI, Kolumnis Pikiran Rakyat

KUNJUNGAN Raja Salman ke tanah air menyedot perhatian publik. Bukan saja karena postur rombongan yang besar, atau agenda kunjungan yang terbilang penting, namun lebih karena beberapa alasan berikut. Kesatu,  Sang Raja adalah Khadimul Haramain as-Syarifain (Pelayan Dua Kota Suci), sekaligus pemelihara dua Masjid Suci, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Melebihi pengaruh sosial, politik, dan ekonomi di kancah dunia, emosi yang tersambung dengan Sang Raja lebih karena plasenta peribadatan. Meski tidak pernah bertemu, bahkan ketika berhaji atau umroh pun tidak berniat bertamu kepada Sang Raja, namun  rekam jejaknya dalam melayani dua kota suci terasakan dalam setiap helaan nafas setiap jamaah. (more…)

Wawan Setiawan UPI

Smart Classroom Berbasis Sistem Cerdas Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran

Wawan Setiawan, dan Yaya Wihardi
Departemen Pendidikan Ilmu Komputer FPMIPA UPI
Sistem pendidikan di abad  21 perlu didukung sepenuhnya oleh penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Hal ini mendorong berbagai pihak untuk berlomba-lomba membangun fasilitas pendidikan berbasis TIK. Salah satu isunya adalah smart classroom, yaitu ruang  kelas yang dapat memfasilitasi dan menginformasikan aktivitas siswa secara cepat dan objektif, mampu melihat dan mengamati keadaan peserta didik secara visual layaknya manusia. Melalui smart classroom system ini diharapkan pendidik dapat meningkatkan pencapaian tujuan pembelajaran melalui umpan balik yang diberikan oleh sistem secara realtime. (more…)

Idrus-affandi

Menegakkan Nasionalisme Pendididikan Indonesia

Idrus Affandi
Guru Besar Bidang Pendidikan Politik Universitas Pendidikan Indonesia

Meningkatkan kualitas pendidikan bagi bangsa Indonesia merupakan keniscayaan. Meski demikian, upaya yang dilakukan tidak boleh mengarah pada internasionalisasi semu yang justru menjebak dunia pendidikan kita terpelanting ke jurang keterpurukan. Ada sejumlah kebijakan yang perlu segera dievaluasi bahkan dihentikan. Salah satunya adalah kewajiban dosen dan mahasiswa melakukan publikasi internasional terindeks Scopus, mempunyai faktor dampak (impact factor) ISI Web of Science (Thomson Reuters) dan Scimago Journal Rank (SJR). Kebijakan ini, tanpa disadari, mengarah pada kolonialisasi intelektual dan mengabaikan nasionalisme pendidikan. (more…)