UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

Reguler

SNMPTN

SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) merupakan salah satu seleksi masuk perguran tinggi negeri dengan berdasarkan portopolio akademik menggunakan nilai rapor dan prestasi lainnya. Setiap SMA/MA/SMK/MAK negeri maupun swasta memiliki hak dan kesempatan mendaftarkan siswanya untuk mengikuti SNMPTN asalkan memiliki identitas Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan mengisikan data siswa di PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa). Dengan demikian, sekolah berkewajiban mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dengan lengkap dan benar, serta mendorong dan mendukung siswa dalam proses pendaftaran. Secara rinci, informasi tentang tatacara pengisian PDSS dimuat dalam Panduan Pengisian PDSS yang dapat diakses di laman http://pdss.snmptn.ac.id .

Melalui pola seleksi SNMPTN, sekolah memiliki peran langsung dimana sekolah sebagai satuan pendidikan dan guru sebagai pendidik dituntut menjunjung tinggi kehormatan, kejujuran, dan integritas sebagai bagian dari prinsip pendidikan karakter.

Informasi lengkap mengenai ketentuan pengisian dan verifikasi PDSS, pendaftaran, serta nama program studi dan daya tampung PTN dapat dilihat di http://www.snmptn.ac.id

SBMPTN

SBMPTN 2016 adalah seleksi yang dilakukan oleh PTN secara bersama di bawah koordinasi Panitia Pusat dengan seleksi berdasarkan hasil ujian tertulis dalam bentuk cetak (paper-based testing) atau menggunakan komputer (computer-based testing), atau kombinasi hasil ujian tertulis dan ujian keterampilan calon mahasiswa.

Pembiayaan penyelenggaraan SBMPTN dibebankan kepada peserta seleksi dan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Peserta SBMPTN dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dan mempunyai prestasi akademik tinggi dapat mengikuti SBMPTN melalui dana bantuan biaya pendidikan Bidikmisi.

Informasi SBMPTN 2016 meliputi ketentuan dan persyaratan umum, tatacara pembayaran biaya seleksi, tatacara pendaftaran, jadwal pelaksanaan, serta jumlah pilihan PTN dan Program Studi. Secara rinci, informasi lengkap mengenai SBMPTN dimuat dalam Panduan SBMPTN yang dapat diakses melalui laman http://www.sbmptn.ac.id

SMUPI

SMUPI (Seleksi Mandiri Universitas Pendidikan Indonesia) merupakan salah satu seleksi masuk Universitas PendidikanIndonesia melalui persyaratan administrasi dan ujian. Pendaftar diwajibkan terlebih dahulu membaca panduan pendaftaran Seleksi Mandiri Universitas Pendidikan Indonesia (SM-UPI) 2015 melalui website http://www.upi.edu atau langsung melalui website http://pmb.upi.edu

Non-Reguler

Dual-Modes

Penyelenggaraan Program S-1 Dual Mode ini bertujuan untuk mendukung upaya percepatan peningkatan kualifikasi akademik bagi guru PAUD, SD, SMP, SMA dan sederajat sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen, dan Permendiknas No. 58 tahun 2009.

Calon mahasiswa Program S-1 Dual Mode adalah guru PAUD, SD, SMP, SMA, SMK dan sederajat dengan berlatar belakang pendidikan SPG/SGO/PGA/MA/SMA/SMK dan yang sederajat, D1, D-2 atau D3 dari LPTK yang telah memiliki izin penyelenggaraan Ditjen Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan Nasional atau Ditjen Pendidikan Islam Kementrian Agama. Status guru adalah guru tetap dalam jabatan, bagi guru PNS dibuktikan dengan SK pengangkatan sebagai guru dan bagi guru non PNS dibuktikan dengan SK dari Bupati (Dinas Pendidikan/BKD) dan Kanwil Kementrian Agama atau SK Yayasan Penyelengara Satuan Pendidikan yang Berbadan Hukum (Yayasan). Bagi guru harus sudah memiliki NIK (Nomor Induk Kepegawaian).

Bidik Misi

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi – Departemen Pendidikan Nasional mulai tahun 2010 memberikan beasiswa dan biaya pendidikan bagi calon mahasiswa dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi dan berprestasi yang disebut Beasiswa BIDIK MISI. Sasaran dari program Bidik Misi adalah lulusan jenjang pendidikan menengah yang terdiri atas lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat tahun 2010 yang berprestasi dan orang tua/wali-nya kurang mampu secara ekonomi. Beasiswa diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan diterima di perguruan tinggi selama 8 (delapan) semester untuk program Diploma IV dan S1, dan selama 6 (enam) semester untuk program Diploma III dengan ketentuan penerima beasiswa berstatus mahasiswa aktif. Dana beasiswa dan biaya pendidikan yang diberikan adalah sebesar Rp 5.000.000 (lima juta rupiah) per mahasiswa per semester yang diprioritaskan untuk biaya hidup.

Bagikan