FPMIPA

Dekan: Prof. Dr. R. Asep Kadarrohman, M.Si.

Tugas Pokok dan Fungsi
Tugas Pokok dan fungsi FPMIPA adalah mengupayakan pembinaan sumber daya manusia dalam bidang Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (PMIPA) dan bidang MIPA yang diperlukan oleh berbagai jenis dan jenjang pendidikan yang relevan serta dunia industri. FPMIPA menaungi 4 (empat) jurusan dan sepuluh program studi. Keempat jurusan itu adalah Jurusan Pendidikan Matematika, Jurusan Pendidikan Fisika, Jurusan Pendidikan Biologi, dan Jurusan Pendidikan Kimia. Masing-masing jurusan menaungi dua program studi yaitu program studi kependidikan dan program studi non kependidikan. Selain itu, FPMIPA juga memiliki dua program studi baru yaitu Ilmu Komputer dan Pendidikan Ilmu Komputer. Pada tahun akademik 2009/2010 FPMIPA membuka International Program on Science Education (IPSE). Kurikulum program studi di lingkungan FPMIPA memiliki beban studi antara 144-146 sks, Program studi non kependidikan dan program studi kependidikan yang sejenis masing-masing memiliki kesamaan jenis mata kuliah antara 70% sampai 75 % sks yang mencakup mata kuliah umum (MKU) dan mata kuliah bidang studi. Antara 25-30% sks pada kurikulum program studi kependidikan digunakan untuk pengembangan kemampuan dalam kependidikan bidang studi dan pada kurikulum program studi non kependidikan digunakan untuk pengembangan kemampuan dalam bidfang studi tingkat lanjut.

Jurusan dan Program Studi

  1. Jurusan Pendidikan Matematika

    Jurusan ini menaungi dua Program Studi yaitu: Program Studi Pendidikan Matematika dan Program Studi Matematika (non kependidikan). Lulusan program studi Pendidikan Matematika bergelar S.Pd., dan lulusan program studi Matematika bergelar Sarjana Sains (S.Si.). Sejak tahun 2003 Jurusan Pendidikan Matematika berhasil mensejajarkan diri dengan jurusan matematika dari universitas terkemuka seperti ITB dan UGM. Keberhasilan ini ditandai dengan keberhasilan secara berkelanjutan dalam mengirimkan wakil mahasiswa sebagai peserta dan mendapat penghargaan dalam ajang olimpiade tingkat dunia.

    Saat ini Jurusan Pendidikan Matematika memiliki jaringan kerjasama internasional dengan beberapa perguruan tinggi terkemuka, seperti Chiba University dan Gunma University Jepang. Beberapa staf dosen terlibat secara aktif dalam kerjasama penelitian matematika dengan Chiba University dan Gunma University dan dalam bidang pendidikan Matematika dengan Gunma University.
  2. Jurusan Pendidikan Biologi
    Jurusan ini menaungi dua Program Studi yaitu: Program Studi Pendidikan Biologi dan Program Studi Biologi (non kependidikan). Lulusan Program Studi Pendidikan Biologi bergelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.), dan lulusan Program Studi Biologi bergelar Sarjana Sains (S.Si.). Beberapa dosen jurusan ini juga aktif dalam pengembangan kurikulum sekolah dan upaya peningkatan mutu pendidikan di tingkat nasional. Kebun botani merupakan sarana laboratorium yang dimiliki Jurusan Pendidikan Biologi dan menjadi sumber belajar bagi perkuliahan morfologi dan anatomi tumbuhan, serta botani phanerogamae.

  3. Jurusan Pendidikan Fisika
    Jurusan ini memiliki dua Program Studi yaitu: Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika (non kependidikan). Lulusan Program Studi Pendidikan Fisika bergelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.), dan lulusan Program Studi Fisika bergelar Sarjana Sains (S.Si.). Satu Keistimewaan pada jurusan ini adalah dimilikinya seperangkat alat teropong bintang berstandar internasional untuk praktikum mahasiswa, dosen, guru, dan siswa sekolah. Bahkan alat ini telah dimanfaatkan oleh masyarakat luas ketika ada gerhana matahari yang langka terjadi.
  4. Jurusan Pendidikan Kimia

    Jurusan ini memiliki dua Program Studi yaitu: Program Studi Pendidikan Kimia dan Program Studi Kimia (non kependidikan). Untuk pelaksanaan perkuliahan jurusan ini memiliki laboratorium Kimia yang sangat canggih dengan fasilitas berstandar internasional. Fasilitas Laboratorium tersebut dapat dimanfaatkan baik oleh program studi pendidikan maupun program studi non kependidikan. Lulusan Program Studi Pendidikan Kimia bergelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.), dan lulusan Program Studi Kimia bergelar Sarjana Sains (S.Si.).

    Selain aktif dalam bidang perkuliahan para dosen juga aktif dalam bidang penelitian dengan dana yang diperoleh secra bersaing.
    Pada tahun 2006 seorang dosen Kimia memperoleh LIPA Award karena penelitiannya dinilai sangat bagus. Demikian pula beberapa dosen pada jurusan ini berpartisifasi dalam program pengembangan pendidikan di tingkat nasional.
  5. Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer dan Program Studi Ilmu Komputer

    Mulai tahun 2004, FPMIPA  membuka Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer dan Program Studi Ilmu Komputer. Untuk pelaksanaan perkuliahan kedua program studi ini memiliki beberapa laboratorium antara lain Laboratorium Hardware, Laboratorium Basis Data, Laboratorium Struktur Data, Laboratorium Numerik, dan Laboratorium Multimedia. Fasilitas laboratorium tersebut dapat dimanfaatkan baik oleh mahasiswa  program studi kependidikan maupun program studi non kependidikan. Lulusan Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer bergelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.), dan lulusan Program Studi Ilmu Komputer bergelar Sarjana Komputer (S.Kom.).

  6. International Program on Science Education (IPSE)

    Pada tahun akademik 2009/2010 FPMIPA membuka International Program on Science Education (IPSE).Program ini bertujuan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi mengajar mata pelajaran IPA pada sekolah internasional dan sekolah nasional berstandar internasional setingkat SMP. Oleh karena itu pembelajaran pada program ini menggunakan pengantar dalam bahasa inggris. Lulusan program ini akan bergelar S.Pd dan direncanakan memiliki sertifikasi dari lembaga internasional. Program ini belum memiliki Ketua Program Studi, tetapi kegiatan akademik sementara dikoordinasikan oleh Dr. Ari Widodo, M.A sedangkan manajemen program dilakukan oleh fakultas dibawah koordinasi Pembantu Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan.

Proses Belajar Mengajar
Dewasa ini FPMIPA melaksanakan Kurikulum 2006 yang lebih ramping dan fleksibel dengan beban sekitar 146 sks, termasuk di dalamnya 12 sks Mata Kuliah Keahlian Fakultas (MKK Fakultas).

Dosen
Pada tahun 2008 FPMIPA memiliki dosen sebanyak 199 orang yang terdiri atas 51 orang doktor (7 orang diantaranya guru besar), 136 dosen berpendidikan magister, dan selebihnya berpendidikan sarjana. Pada tahun 2009 sebanyak 24 orang dosen sedang menyelesaikan program doctor dan 12 orang sedang menyelesaikan program magister.

Fasilitas
1. Ruang Kuliah dan Seminar
Gedung FPMIPA dilengkapi dengan 14 ruang kuliah berbagai ukuran yaitu: 2 ruang berkapasitas 150 orang mahasisw, 1 ruang berkapasitas 100 mahasiswa, 6 ruang berkapasitas 60 mahasiswa, dan 5 ruang berkapasitas 30 mahasiswa.Untuk melayani kegiatan ilmiah seperti seminar dan workshop, FPMIPA mememiliki Auditorium berstandar internasional dan berkapasitas 300 orang. Sejumlah seminar tingkat nasional dan internasional telah diselenggarakan di gedung Auditorium ini.

2. Laboratorium
Jurusan-jurusan di FPMIPA dilengkapi dengan sarana-sarana Laboratorium berstandar internasional yang dapat dipergunakan selain ntuk kegiatan praktikum mahasiswa juga dimanfaatkan untuk kepentingan penelitian mahasiswa dan dosen . Laboratorium-laboratorium yang terdapat di FPMIPA, adalah :

Jurusan Pendidikan Matematika:
- Laboratorium Komputer
- Lab Pembelajaran

Jurusan Pendidikan Fisika:
- Laboratorium Fisika Dasar 
- Laboratorium Fisika Lanjutan
- Laboratorium Elektronika
- Laboratorium Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa (IPBA)

Jurusan Pendidikan Biologi:
- Laboratorium Biologi Struktur dan Perkembangan
- Laboratorium Fisiologi
- Laboratorium Keanekaragaman dan Klasifikasi
- Laboratorium Mikrobiologi
- Laboratorium Ekologi, Laboratorium Genetika
- Kebun Botani

Jurusan pendidikan Kimia:
- Laboratorium Kimia Dasar dan Analitik 
- Laboratorium Kimia Organik dan Biokimia
- Laboratorium Kimia Instrumentasi
- Laboratorium Kimia Fisik dan Kimia Anorganik
- Laboratorium  Penelitian

Program Studi Ilmu Komputer dan Pendidikan Ilmu Komputer
- Laboratorium Hardware
- Laboratorium Basis Data
- Laboratorium Struktur Data
- Laboratorium Numerik
- Laboratorium Multimedia

Laboratorium di tingkat Fakultas:
- Laboratorium pengajaran sekolah dasar dan menengah 
- Workshop
- Kurikulatorium
- Unit produksi pembelajaran berbasis ICT 
  (Information Communication Technology)
- LAN (Local Area Network) terpasang di setiap ruangan di gedung FPMIPA. 
  Memungkinkan setiap civitas akademika FPMIPA berkomunikasi secara global 
  melalui internet. 

Pada tahun 2009 FPMIPA sedang mengembangkan Bengkel Kerja danLaboratorium Alat Bantu pembelajaran. Pengembangan fasilitas ini ibantu oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (DIKTI). Beberapa peralatan laboratorium yang ada di FPMIPA diantaranya adalah : High Performance Liquid Chromatography (HPLC), Atomic Absorption Spectrophometer (AAS), UV/VIS Spectrophotometer, Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS),FTIR Spectroscopy, Electrophoresis Set, Gel drayer, Micro centrifuge, PCR, Freeze dyer, Microphotograph unit, Computer-Controlled Difractometer, Computer Controlled Micro Movement Stages (3 Axis), Nitrogen Dye Laser System untuk penelitian dalam bidang optik non-linear dan perilaku gelombang sinar laser, serta Teleskop untuk menyaksikan kejadian alam yang langka, seperti posisi Mars yang terjadi pada bulan Agustus 2003.

Kegiatan Penelitian
Payung penelitian menjadi jangkar bagi penelitian dosen dan penelitian mahasiswa (skripsi dan tugas akhir), antara lain pedagogi materi subyek MIIPA, pengembangan kreativitas dan kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thingking) melalui pembelajaran matematika dan sains, pembelajaran MIPA berbasis ICT, pembelajaran MIPA berbasis hands-on. Untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas penelitian baik dikalangan dosen maupun mahasiswa,setiap jurusan berupaya mendorong para dosennya untuk senantiasa meningkatkan wawasan tentang penelitian dan penyusunan proposal yang tersusun selanjutnya diajukan/dipersaingkan untuk memperoleh dana tertentu, seperti dari hibah kompetitif DIKTI, seperti Hibah Bersaing, Penelitian Fundamental, Hibah Kompetensi, RAPID, Program Insentif Ristek, dll. Untuk menjamin adanya keberlanjutan pengembangan ilmu, setiap kelompok peneliti selalu berusaha mengembangankan bidang kajiannya secara konsesten dan berkaitan dengan bidang keahliannya. Selain berkonsentrasi pada bidang pendidikan MIPA, sejumlah dosen juga melakukan penelitian dalam bidang MIPA murni dan dan aplikasi bidang ilmu MIPA. Setiap hasil penelitian, baik dalam bidang pendidikan maupun ilmu murni, berusaha didiseminasikan melalui berbagai kegiatan seperti seminar, konfensi, serta jurnal ilmiah dalam dan luar negeri. Desiminasi juga dilakukan melalui kegiatan  pengabdian pada masyrakat.

Kegiatan Kemahasiswaan
Kegiatan kemahasiswaan di FPMIPA diwadahi dalam organisasi BEM jurusan. Kegiatan kemahasiswaan di FPMIPA menitik beratkan pada dua aspek kegiatan. Pengembangan keorganisasian dan kegiatan sosial dan pengembangan potensi akademik mahasiswa. Kegiatan, organisasi dan sosial meliputi pengembagnan kepemimpinan, pengabdian pada masyarakat dll. Keberhasilan kegiatan pengembangan potensi akademik mahasiswa meliputi kegiatan program kreativitas mahasiswa (PKM) penelitia dan karya tulis, kegiatan seminar dll. Dalam tiga tahun terakhir, sederetan prestasi akademik dan non akademik telah diraih para mahasiswa FPMIPA. Beberapa diantaranya adalah:

  1. Juara 3 International Scientific Olympiad on Mathematics diraih oleh Enjun Junaeti mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika
  2. Peserta Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (2 kelompok dari Jurusan Pendidikan Kimia)
  3. Medali Perunggu PON cabang pencak silat (atasnama Febriani dari Jurusan Pendidikan Matematika)
  4. Semifinalis Olimpiade Sains Nasional tingkat Perguruan Tingggi Indonesia, OSN-PTI (Ari Hardian dan Isman Kurniawan dari Jurusan Pendidikan Kimia).
  5. Juara 1 Lomba Prestasi Ilmiah Nasional dalam rangka Program Pertamina sehati tahun 2007 di Jakarta dari Jurusan Pendidikan Matematika.
  6. Juara I Lomba Penulisan Paper Tingkat Nasional Program Pertamina Sehati tahun 2007 di Jakarta dengan Judul Biore moval Logam Mercuri Menggunakan Mikroorganisme (Suatu Kajian Terhadap Lumpur Lapindo) Nandang Heryanto, Pendidikan Matematika
  7. Juara I Lomba Presentasi Ilmiah Tingkat Nasional Program Pertamina Sehati tahun 2007 di Jakarta dengan Judul Tape Ketan sebagai Energi Alternatif Masa Depan Nandang Heryanto, Pendidikan Matematika
  8. Medali perunggu Olimpiade Matematika tingkat Internasional di Teheran 2005 dai jurusan Pendidikan Matematika,

Kerjasama

  • Kerjasama dengan DIKTI
    Untuk meningkatkan hubungan antara perguruan tinggi dengan sekolah, mulai pada tahun 2005 FPMIPA UPI diberi kepercayaan oleh DIKTI untuk menyelenggarakan pelatihan School Univercity Partnership yang diikuti sejumlah Perguruan Tinggi dari Jawa dan Sumatra. Melalui kegiatan tersebut, FPMIPA UPI berupaya untuk melakukan sharing pengalaman khususnya yang berkaitan dengan upaya peningkatan keprofesionalan guru melalui lesson study. Lesson Study ini dipandang sangat penting, karena melalui kegiatan tersebut selain dapa menjadi sarana untuk membantu guru meningkatkan keprofesionalannya, juga bermanfaat untuk memperoleh umpan balik dari lapangan yang dapat dijadikan masukan guna memperbaiki kualitas perkuliahan. Dalam upaya pengadaan guru MIPA untuk daerah terpencil, pada tahun 206 FPMIPA diberi kepercayaan menyelenggrakan program S-1 MIPA untuk 50 mahasiswa dari beberapa kabupaten di NTT dan NTB. Pada tahun 2007 tugas tersebut dilanjutkan lagi untuk 50 mahasiswa baru lainnya.
  • Kerjasama dengan JICA
    FPMIPA telah menjalin kerjasama dengan JICA (Japan International Cooperation Agency) melalui Project for Development of Science and Mathematics Teaching for Primary and Secondary Education in Indonesia selama 5 tahun (1998-2003). Proyek kerjasama teknis JICA ini disebut proyek IMSTEP dan melibatkan 3 institusi yaitu FPMIPA UPI, FMIPA UNY, dan FMIPA UM. Melalui kerjasama teknis JICA, FPMIPA melakukan pengembangan, pembenahan, dan peningkatan kualitas pendidikan MIPA baik pada tingkat LPTK maupun sekolah. Program kerjasama teknis JICA ini diperpanjang selama dua tahun dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2005 dengan nama proyek Follow-up Program IMSTEP-JICA. Program Follow-up IMSTEP JICA lebih menekankan pada kegiatan kolaborasi antara FPMIPA UPI dengan sekolah-sekolah. Melalui kegiatan kolaborasi ini, guru bersama dosen melakukan pengembangan model-model pembelajaran MIPA yang inovatif berbasis hands-on activity, daily life, dan local materials untuk meningkatkan kualitas pembelajaran MIPA di sekolah menengah. Model-model pembelajaran yang telah dikembangkan secara diujicoba dibeberapa sekolah menengah dalam bentuk piloting. Walupun kerjasama follow-up IMSTEP-JICA telah berakhir pada bulan September 2005, akan tetapi karena dinilai berhasil dengan baik, maka pada saat itu telah disepakatisuatu program kerjasama baru selama dua tahun setengah kedepan (tahun 2006 sampai tahun 2008) dengan focus perhatian pada peningkatan keprofesionalan guru MIPA SMP dan MTs. Program tersebut dilaksanakan di Kabupaten Sumedang. Program kerjasama lanjutan yang didukung oleh DIKTI dan PMPTK disebut sebagai Program SISTTEMS. Program tersebut diimplementasikan melalui kerjasama anta UPI, JICA, dan Pemda Kabupaten Sumedang. Melalui program tersebut, FPMIPA UPI bersama JICA membantu para guru MIPA SMP meningkatkan kemampuan profesionalnya melalui Lesson Study berbasis MGMP dan Lesson Study berbasis sekolah.
  • Kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten
    Dalam rangka peningkatan profesionalisme guru MIPA, FPMIPA UPI telah melaksanakan workshop/pelatihan Pengelolaan Pembelajaran MIPA sekolah berbasis kompetensi. Kegiatan lain yang dilaksanakan adalah Lesson Study. Melalui kegiatan tersebut guru-guru dan dosen saling belajar melalui observasi pembelajaran dan diskusi pasca pembelajaran. Kerjasama serupa dilakukan dengan Sampoerna Foundation untuk tahun 2008/2009.