HASIL SURVEY KEPUASAN DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN ATAS LAYANAN UNIVERSITAS

LATAR BELAKANG

Tata kelola universitas yang baik (good university governance) merupakan syarat mutlak untuk mencapai key performace indicators yang telah ditetapkan sebuah universitas. Dengan visi menjadi universitas pelopor dan unggul dalam bidang pendidikan baik di tingkat nasional maupun internasional, UPI pada periode 2016-2020 berusaha untuk mencapai akreditasi A dari BAN PT, meraih 3 bintang dalam QS Stars, masuk 300 besar ranking dunia untuk subject pendidikan, masuk kluster 1 pemeringkatan universitas menurut dikti, serta ada 6 prodi yang terakreditasi lembaga akreditasi internasional. Untuk mencapai tujuan itu, segenap civitas akademika UPI beserta mahasiswa harus bersinergi dan fokus ke arah tujuan yang sama. Untuk itu, universitas melakukan survey kepuasan dosen dan tenaga kependidikan atas layanan universitas sampai dengan April 2016.
 

TUJUAN SURVEY

Survey dilakukan dengan tujuan: (1) Mengevaluasi kinerja layanan universitas yang diberikan sejak 2010-2015, dan (2) Mendapat saran dan masukan untuk perbaikan layanan universitas di masa yang akan datang

 

METODE

Survey dilakukan dengan penyebaran kuesioner yang berisi 40 pertanyaan yang menuntut persetujuan responden dalam bentuk Skala Likert. Responden harus menjawab apakah mereka sangat setuju, setuju, tidak setuju, atau sangat tidak setuju atas pertanyaan mengenai pengembangan kompetensi, layanan karir, layanan kesejahteraan, kepemimpinan dan komunikasi antar personal, serta sebuah pertanyaan tertulis, yang disebarkan baik secara manual maupun daring.
 

HASIL DAN PEMBAHASAN

Data kuantitatif yang diukumpulkan secara manual dan melalui email digabung dan diolah secara deskriptif dengan bantuan SPSS. Data kualitatif dari sebuah pertanyaan diolah secara manual menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Jawaban responden diteliti satu persatu berdasarkan temanya, lalu ditarik kesimpulan. Secara total, kuesioner yang diisi dan dikembalikan berjumlah 1154 walaupun persentase yang valid untuk setiap pertanyaan berbeda. Dari ke-1154 angket yang kami terima, ada 187 angket yang mengisi jawaban atas pertanyaan terbuka.
 

Data Kuantiatif

Data kuantitatif terdiri atas 39 pertanyaan yang dikelompokkan menjadi pertanyaan tentang pengembangan kompetensi (pertanyaan no 2, 4, 6, 9, 11, 15, 28), tentang pengembangan karir (pertanyaan no 1, 7, 8, 10, 12, 18), tentang pemenuhan kesejahteraan (soal no. 5, 13, 16, 17, 19, 20, 22, 24, 27, 30, 32, 39), tentang kepemimpinan (pertanyaan no. 3, 14, 26, 29, 31, 33, 36, 37), dan tentang hubungan antar personal (21, 23, 25, 34, 35, 38). Setiap pertanyaan menuntut responden menyatakan kepuasannya atas pernyataan yang diberikan, sangat puas, puas, tidak puas dan sangat tidak puas.

Berdasarkan data di atas, rata-rata respon kepuasan dosen dan tenaga kependidikan atas layanan universitas adalah sangat puas (21%), puas (57%), tidak puas 18%, dan sangat tidak puas 4% dengan jumlah data responden yang valid 847. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan dosen dan tenaga kependidikan atas layanan universitas tergolong cukup baik sebagaimana digambarkan dalam Grafik 1.

Hasil analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kepuasan responden adalah 2.98 dalam skala 4. Bila dianalisis masing-masing komponen, rata-rata kepuasan atas layanan penguatan kompetensi adalah 2.88, layanan pengembangan karir 2.9, layanan kesejahteraan 3.02, layanan kepemimpinan 2.8, dan kepuasan atas suasana kerja dan hubungan antarpersonal sebesar 3.2. Dengan demikian nilai kepuasan tertinggi ada pada kepuasan interaksi antarpersonal, sedangkan yang terendah adalah kepuasan atas layanan kepemimpinan. Gambaran data deskriptif dapat dilihat dalam Grafik 2.

Data Kualitatif

Selain data kuantitatif sebagaimana digambarkan di atas, survey kepuasan dosen dan tenaga kependidikan juga dilakukan dengan memberikan sebuah pertanyaan kepada responden yang harus dijawab melalui respon tertulis, yaitu: Tuliskan pendapat anda mengenai kebijakan/aturan/norma dan upaya yang saat ini telah dilakukan universitas untuk memenuhi harapan anda. Walaupun tidak semua responden memberikan jawaban atas pertanyaan kualitatif ini, sejumlah jawaban yang masuk menarik untuk dianalisis karena hasilnya dipandang dapat memberikan masukan nyata bagi pimpinan universitas dalam meningkatkan kinerjanya di masa yang akan datang dalam bentuk rekomendasi di bawah ini.
 

REKOMENDASI

Disamping data kuantitatif, data kualitatif mengungkap sejumlah masukan penting yang akan sangat berguna bagi pimpinan universitas dalam pengembangan UPI ke depan. Dalaim kaitannya dengan remunerasi, disarankan adanya (1) ada kejelasan sistem (2) yang berkeadilan, (3) dengan sosialisasi yang memadai dan didukung transparansi dalam implementasinya, (4) perlunya penggunaan sistem reward and punishment, (5) mempertimbangkan penghargaan dalam bentuk lain selain remunerasi. Dalam kaitannya dengan kepemimpinan, responden menyarankan agar kepemimpinan (1) tidak tumpul ke atas tetapi tajam ke bawah, (2) perlu ditingkatkannya transparansi dan akuntabilitas dalam seleksi proposal penelitian, (3) peninjauan ulang atas kebijakan parkir yang diskriminatif, (4) perlunya wilayah bebas rokok, (5) harus lebih terbuka atas kritik dan saran, dan (5) lebih sering terjun melakukan pengawasan ke tingkat prodi. Dalam kaitannya dengan tata kelola, responden menekankan perlunya (1) penegakan disiplin pegawai, (2) perbaikan sistem rekrutmen dan pengelolaan SDM, (3) peningkatan tata kelola keuangan, (4) peneingkatan efektivitas SAI dalam mengawal RKAT. Dalam kaitannya dengan sarana dan prasarana, responden memandang penting. Dari sisi sarana dan prasarana yang harus ditingkatkan adalah (1) sarana parkir, (2) perlengkapan laboratorium, (3) shelter sepeda, (4) perumahan dosen, (5) layanan kesehatan gratis, (6) trotoar pejalan kaki, koneksi internet yang belum memadai, dan (7) keamanan kampus yang masih harus ditingkatkan. Dari sisi kepegawaian, masukan yang disampaikan responden diantaranya adalah (1) kejelasan proses pengangkatan CPNS dan PNS yang kini dirasa makin panjang prosesnya, (2) kejelasan kenaikan pangkat, (3) perlu dilakukan rotasi pegawai setiap dua tahun, dan (4) penghitungan remunerasi yang tidak hanya menekankan kehadiran tetapi juga ketercapaian BKD. Masukan yang disampaikan terkait PTT diantaranya adalah (1) kejelasan peraturan mengenai PTT, (2) perlunya pengangkatan dosen PTT, dan (3) perlu diberikannya layanan jaminan kesehatan bagi PTT. Dalam kaitannya dengan pendidikan lanjutan dan pengembangan karir, responden mengusulkan agar (1) ada kejelasan dukungan UPI untuk dosen yang akan studi lanjut beserta pengembangan karir selanjutnya (2) dibuka kesempatan bagi tendik untuk melanjutkan studi, dan (3) ada pembatasan bagi tendik yang akan beralih fungsi menjadi dosen. Dalam kaitannya dengan kinerja departemen atau prodi, responden mengusulkan agar (1) ada upaya meningkatkan kinerja kepemimpinan departemen/prodi, (2) peningkatan komitmen prodi dalam mengelola RKAT. Responden dari kampus daerah mengusulkan agar dilakukan upaya peningkatan kualitas dan kuantitas SDM KD, pembukaan program studi baru (S2), (2) sosialisasi kebijakan pusat agar sampai ke daerah, (3) peningkatan kesejahteraan, dan (4) otonomi KD yang lebih luas